Jalan Raya Tirtowening No.17, Bendunganjati, Pacet, Bendorejo, Bendunganjati, Kec. Pacet, Mojokerto, Jawa Timur 61374

Pembukaan Muskernas dan Pelantikan Pengurus Pusat Forkomnas-KPI

Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Pembukaan Muskernas dan Pelantikan Pengurus Pusat Forkomnas-KPI

Rangkaian acara dalam kegiatan Musyawarah Kerja Nasional Forkomnas-KPI pada hari pertama berjalan lancar. Rabu (29/11) acara Pembukaan dan Pelantikan Pengurus Pusat Forkomnas-KPI dipandu oleh tiga pembawa acara dalam tiga bahasa: Indonesia, Inggris, dan Arab. Acara yang dilaksanakan di Gedung KH. Ibrahim lantai 5 Ruang E6 Amphitheatre Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tersebut dibuka dengan sambutan oleh Ketua Panitia Muskernas, Erlangga. Dilanjutkan dengan sambutan dari Kaprodi KPI tuan rumah sendiri, Ibu Twediana Budi Hapsari, Ph.D. Kemudian sambutan oleh Dekan Fakultas Agama Islam UMY, Ibu Dr. Akif Ilmiyah, M.Ag. 

Kemudian sambutan terakhir sekaligus pembukaan acara secara simbolis oleh Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Bapak Hilman Latief, MA. Ph.D. dengan pemukulan gong. “Dulu dunia maya hanyalah sebatas dunia maya. Tapi kini, dunia maya itulah dunia yang sesungguhnya. Karena saking dinamisnya dunia maya, maka tak heran bahwa masyarakat sekarang disebut generasi milenial,” ucap beliau. “Harapan saya setelah selesai acara Muskernas, mahasiswa KPI se-Indonesia yang terkumpul di sini dapat menghasilkan minimal sebuah platform, sebuah aplikasi sosial dan dakwah untuk mendorong pemikiran-pemikiran cerdas perubahan. Catat ini sebagai PR,” pungkas beliau.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Pelantikan Pengurus Pusat Forkomnas-KPI periode 2017-2019 dan dilantik langsung oleh Ketua Umum Asosiasi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askpopis), Bapak Muhammad Zamroni, M.Si.

Sebagai perwakilan pengurus demisioner, saudari Ukhti menyampaikan beberapa petuah kepada pengurus Forkomnas-KPI yang baru. “Kami menyadari terdapat benang yang kusut selama kepengurusan sebelumnya. Maka tugas kalian sekarang adalah memotong benang tersebut dengan meningkatkan komunikasi dan solidaritas.” Ukhti juga menambahkan bahwa kita harus tetap berjalan bersama untuk mewujudkan visi dan misi Forkmonas-KPI.
Sebagai Ketua Umum Forkomnas-KPI terpilih, saudara Ibnu Yahya, S.Kom. juga menyampaikan beberapa patah kata kepada seluruh peserta Muskernas. “Kita sebagai mahasiswa KPI harus produktif dalam segala hal. Mahasiswa zaman now harus mampu mengisi zaman dengan kontribusi. Kami juga punya pisau yang panjang untuk memotong masalah,” pungkasnya.

Bapak Muhammad Zamroni, M.Si. selaku Ketua Umum Askopis memberikan beberapa petuah kepada seluruh mahasiswa KPI se-Indonesia. “Saat ini dakwah bukan hanya sekedar lewat mic dan mimbar, banyak media yang bisa dimanfaatkan oleh da’i. Untuk itu, kita sebagai calon pendakwah harus bisa menguasai media dakwah” ujarnya. Beliau juga menjelaskan sejarah berdirinya Askopis dan Forkmonas-KPI. Selain itu, beliau juga menyatakan bahwa lulusan KPI memiliki suatu keunggulan dibandingkan dengan lulusan Ilmu Komunikasi pada umumnya. Pada KPI, selain mempelajari disiplin ilmu komunikasi juga terdapat disiplin ilmu dakwah dan keislaman guna menjadi nilai plus tersendiri untuk bekal lulusan Komunikasi dan Penyiaran Islam nantinya. (alf/BidikKPI)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *